JASA MARGA

Jasa Marga: Lonjakan Lalu Lintas di Tol Regional Nusantara Saat Libur Panjang Imlek 2026 Capai 9,1 Persen

Jasa Marga: Lonjakan Lalu Lintas di Tol Regional Nusantara Saat Libur Panjang Imlek 2026 Capai 9,1 Persen
Jasa Marga: Lonjakan Lalu Lintas di Tol Regional Nusantara Saat Libur Panjang Imlek 2026 Capai 9,1 Persen

JAKARTA - Pada periode libur panjang Imlek 2026, PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui unit operasionalnya, Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division mencatat kenaikan signifikan pada volume lalu lintas (lalin) di ruas-ruas jalan tol yang termasuk dalam jaringan Tol Regional Nusantara. Peningkatan ini terjadi pada periode H-4 hingga H-1 libur panjang, atau sejak 13 sampai 16 Februari 2026, dibandingkan dengan kondisi normal lalu lintas sebelum masa libur.

Kondisi ini mencerminkan mobilitas masyarakat yang tinggi di luar Pulau Jawa, di beberapa wilayah strategis di Indonesia, seiring dengan momentum libur panjang Imlek dan aktivitas wisata atau pulang kampung yang kian meningkat setiap tahunnya.

Ringkasan Total Lalu Lintas di Lima Ruas Tol Regional Nusantara

Total volume kendaraan yang tercatat melintas di lima ruas tol Regional Nusantara mencapai 801.449 unit kendaraan, atau naik 9,1 persen dari volume normal yaitu 734.571 unit kendaraan pada periode yang sama sebelum libur Imlek. Angka ini diambil dari penghitungan kendaraan yang lewat sepanjang empat hari libur panjang di ruas tol yang tergabung dalam jaringan Regional Nusantara.

Menurut Plh Senior General Manager Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division, Denny Chandra Irawan, peningkatan 9,1 persen ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat di luar Pulau Jawa, yang memanfaatkan waktu libur panjang Imlek untuk melakukan perjalanan darat melalui tol.

Kenaikan ini tentu memiliki implikasi penting bagi operasional jalan tol dan pelayanan kepada pengguna jalan, terutama terkait dengan kesiapan fasilitas dan sumber daya di titik-titik strategis.

Performa Berdasarkan Tiap Ruas Tol Utama

Peningkatan volume lalu lintas tidak merata di setiap ruas tol. Berikut rincian beberapa ruas tol yang menjadi kontributor signifikan:

Ruas Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa menjadi salah satu kontributor utama, dengan total kendaraan yang melintas sebanyak 331.172 unit, meningkat sekitar 3,2 persen dibanding periode normal. Kendaraan yang menuju Kota Medan melalui Gerbang Tol (GT) Amplas tercatat sebanyak 83.426 unit kendaraan, naik dari jumlah normal yaitu 78.896 kendaraan. Selain itu, arus yang meninggalkan Medan melalui GT Amplas juga meningkat menjadi 89.810 unit kendaraan dibanding 82.458 kendaraan pada kondisi normal.

Ruas Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi menunjukkan pertumbuhan lebih tinggi lagi, dengan total kendaraan mencapai 69.862 unit, meningkat 11,8 persen dari volume normal 62.480 kendaraan. Dari jumlah tersebut, 22.644 kendaraan tercatat masuk dari GT Kualanamu yang berasal dari arah Bandara Internasional Kualanamu, jumlah yang lebih tinggi dibanding periode normal.

Ruas Tol Balikpapan-Samarinda juga mengalami lonjakan lalu lintas dengan jumlah kendaraan mencapai 54.615 unit, meningkat sekitar 21,4 persen dari volume normal. Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa jalur tol di wilayah Kalimantan Timur ikut memberi kontribusi signifikan terhadap kenaikan total lalu lintas.

Ruas Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa yang merupakan salah satu jalur penting di Bali juga tidak ketinggalan, dengan total kendaraan mencapai 236.101 unit, naik dibanding periode normal. Pertumbuhan ini memperlihatkan tingginya mobilitas wisatawan di daerah pariwisata Bali selama masa libur panjang.

Sedangkan pada Ruas Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo (Segmen Kartasura-Prambanan), terdapat peningkatan cukup signifikan hingga 36,5 persen jika dibandingkan periode normal. Total kendaraan yang tercatat mencapai 82.188 unit, mencerminkan perjalanan yang padat khususnya bagi kendaraan pribadi di wilayah DIY dan Jawa Tengah bagian selatan.

Antisipasi dan Imbauan Operator Tol

Menjawab lonjakan volume lalu lintas selama masa libur panjang, pihak Jasa Marga memberikan sejumlah imbauan kepada pengguna jalan tol. Hal ini berkaitan dengan kesiapan pengguna kendaraan dalam menghadapi potensi antrean di gerbang tol hingga rest area yang padat.

Beberapa poin penting dalam imbauan tersebut meliputi: memastikan kesiapan kendaraan secara teknis, kesiapan fisik pengendara, cek saldo uang elektronik, serta mematuhi semua arahan dan rambu lalu lintas yang berlaku di area tol. Hal ini bertujuan untuk mengoptimalkan keselamatan dan kenyamanan perjalanan.

Selain itu, Jasa Marga juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi atau layanan informasi dari pihak operator tol guna memantau kondisi lalu lintas secara real-time, sehingga pengendara dapat mengambil keputusan terbaik terkait pengaturan waktu perjalanan dan rute yang dipilih.

Catatan Akhir dan Implikasi Lebih Luas

Kenaikan volume lalu lintas di Tol Regional Nusantara ini menjadi salah satu indikator bahwa mobilitas masyarakat Indonesia pada periode libur panjang Imlek masih tinggi, khususnya di wilayah luar Pulau Jawa. Fenomena ini menegaskan peran penting tol dalam mendukung mobilitas nasional, baik untuk aktivitas wisata, pulang kampung (mudik), maupun pergerakan ekonomi lokal masyarakat.

Tren ini diperkirakan akan terus terjadi pada periode libur panjang besar berikutnya, seperti libur Lebaran atau Tahun Baru, sehingga kesiapan operasional jalan tol dan koordinasi dengan pihak terkait menjadi faktor penting agar layanan tol tetap optimal, aman, dan nyaman bagi pengguna jalan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index