JAKARTA - Kolaborasi antara PT PLN (Persero), PT Mega Energi Biru Indonesia (MEBI), dan Huawei Digital Power Indonesia menandai capaian baru dalam pembangunan infrastruktur kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) di Indonesia dengan peresmian ZORA SPKLU Signature yang memiliki daya ultra-fast charging hingga 480 kilowatt (kW). Infrastruktur baru ini diharapkan menjadi solusi pengisian cepat yang mendukung mobilitas kendaraan listrik di lokasi strategis serta dapat memperkuat jaringan SPKLU yang sudah tersebar di berbagai wilayah di Tanah Air.
SPKLU 480 kW: Teknologi Pengisian Ultra Cepat Pertama di Indonesia
ZORA SPKLU Signature yang diresmikan di kawasan Scientia, Summarecon Gading Serpong, Tangerang Selatan, pada 14 Februari 2026 merupakan unit pengisian daya ultra-fast charging pertama yang hadir di Indonesia dengan daya hingga 480 kW. Infrastruktur ini hadir sebagai respon meningkatnya kebutuhan pengisian daya untuk kendaraan listrik yang kini mulai menjadi pilihan utama transportasi ramah lingkungan.
Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN, Edwin Nugraha Putra, mengatakan bahwa SPKLU ini tidak hanya menawarkan pengisian ultra cepat, tetapi juga dibekali fitur cerdas Split Charging dan teknologi Liquid Cooling System atau sistem pendingin cairan. Dengan teknologi ini, SPKLU Signature ZORA mampu menyalurkan energi secara fleksibel dari jaringan listrik utama maupun dari sumber energi bersih yang terintegrasi dengan Battery Energy Storage System. Fitur canggih tersebut memungkinkan SPKLU beroperasi secara optimal dalam berbagai kondisi cuaca dan beban kerja, menjadikannya lebih andal dibandingkan fasilitas sejenis yang ada sebelumnya.
Fasilitas Lengkap dan Pengalaman Pengguna yang Lebih Baik
Fasilitas yang dibangun terdiri dari 12 konektor DC Ultra Fast Charging dan 1 konektor AC Medium Charging. Semua konektor ini dirancang untuk melayani pengisian di kawasan padat lalu lintas serta mendukung kebutuhan pengguna yang memerlukan pengisian daya cepat tanpa harus menunggu terlalu lama.
Keunggulan teknologi ultra fast charging pada SPKLU Signature ZORA tercermin dalam efisiensi waktu pengisian baterai. Untuk mencapai tingkat pengisian baterai dari 10 persen hingga 80 persen, kategori medium charging membutuhkan sekitar 50 menit. Sementara kategori ultra fast charging hanya membutuhkan waktu sekitar 20 menit, memperlihatkan percepatan signifikan dibandingkan pengisian konvensional.
Lebih jauh lagi, fasilitas ini juga dilengkapi dengan area tunggu yang nyaman. Hal ini menunjukkan bahwa SPKLU kini tidak lagi sekadar tempat pengisian daya, tetapi juga menjadi ruang pengalaman bagi pengguna EV. Ruang tunggu ini dirancang agar pengendara dan penumpang dapat beristirahat atau bersantai sambil menunggu proses pengisian selesai, sehingga memberi nuansa pelayanan yang lebih ramah dan modern.
Komitmen Perluasan Jaringan SPKLU di Seluruh Indonesia
Tercatat hingga Desember 2025, PLN bersama mitra telah berhasil mengoperasikan sebanyak 4.655 unit SPKLU yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Angka ini menunjukkan pertumbuhan signifikan jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, menjadi wujud konkret komitmen PLN dalam membangun jaringan pengisian daya yang merata dan dapat diandalkan.
Edwin menegaskan bahwa kolaborasi strategis dengan berbagai mitra akan terus dipacu agar ketersediaan fasilitas pengisian bisa sebanding dengan pertumbuhan pengguna kendaraan listrik di Tanah Air. Seiring bertambahnya pengguna EV, kebutuhan akan infrastruktur pengisian yang cepat, andal, dan mudah diakses menjadi semakin penting. Hal ini menjadi salah satu fokus utama dalam strategi jangka panjang pembangunan ekosistem EV di Indonesia.
Peran Teknologi dan Kolaborasi dalam Transformasi Energi
Kehadiran SPKLU dengan teknologi ultra fast charging ini juga mencerminkan dukungan terhadap agenda transisi energi yang digencarkan pemerintah, terutama dalam upaya menekan emisi karbon di sektor transportasi. Penggunaan kendaraan listrik dianggap sebagai salah satu langkah penting dalam mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil sekaligus mengurangi dampak lingkungan dari sektor transportasi yang selama ini menjadi kontributor besar polusi.
Direktorat di PLN menyatakan bahwa melalui kerja sama dengan MEBI dan Huawei, inovasi teknologi yang diterapkan pada SPKLU Signature ZORA tidak hanya mempercepat pengisian daya, tetapi juga menunjukkan arah transformasi layanan pengisian kendaraan listrik yang lebih efisien dan terintegrasi. Selain itu, integrasi teknologi cerdas ini juga dinilai akan mendorong peningkatan kenyamanan pelanggan dan memberikan pengalaman yang lebih baik dalam penggunaan mobil listrik di masa depan.
Potensi Masa Depan dan Dampak terhadap Mobilitas Hijau
Dengan hadirnya fasilitas SPKLU terbaru ini, Indonesia semakin menunjukkan kesiapan dalam mengembangkan infrastruktur kendaraan listrik yang setara dengan standar global. Infrastruktur ultra fast charging ini diproyeksikan tidak hanya menjadi titik pengisian daya, tetapi juga akan mendorong pertumbuhan ekosistem EV secara keseluruhan, termasuk mobilitas ramah lingkungan dan investasi di sektor teknologi energi.
Peningkatan jumlah SPKLU yang terus tumbuh di berbagai daerah menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya fokus pada penyediaan kendaraan listrik, tetapi juga pada aspek pendukung operasionalnya. Hal ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk mengakselerasi penggunaan kendaraan listrik sekaligus mendukung pencapaian target emisi rendah dan berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan.
Melalui berbagai inovasi dan kolaborasi strategis, pemangku kepentingan berharap bahwa Indonesia dapat mengadopsi teknologi terbaru dalam pengembangan transportasi listrik dan menjadikan negara ini sebagai salah satu pelopor dalam ekosistem kendaraan listrik di kawasan Asia Tenggara.