SAHAM

FOLK Siapkan Akuisisi 99,96 Persen Saham PT Traya Multi Investama untuk Perluas Portofolio Usaha

FOLK Siapkan Akuisisi 99,96 Persen Saham PT Traya Multi Investama untuk Perluas Portofolio Usaha
FOLK Siapkan Akuisisi 99,96 Persen Saham PT Traya Multi Investama untuk Perluas Portofolio Usaha

JAKARTA - PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) mengumumkan rencana strategis untuk mengakuisisi 99,96 persen saham PT Traya Multi Investama (TMI), sebuah langkah yang dianggap sebagai bagian dari upaya perusahaan memperluas dan memperkuat portofolio bisnisnya di berbagai sektor.

Rencana Akuisisi Sebagai Strategi Ekspansi Holding

Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan kepada publik dan regulator lewat publikasi ringkasan rencana transaksi di surat kabar Harian Terbit dan Satelit News pada 13 Februari 2026, FOLK menyampaikan akan mengambil alih 2.499 lembar saham TMI sehingga menjadi pemegang saham pengendali.

Akuisisi ini bukanlah sekadar transaksi bisnis biasa. Manajemen perusahaan menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari strategi ekspansi korporasi yang lebih luas, yakni memperluas portofolio usaha dan menciptakan sumber pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di masa depan.

Setelah transaksi efektif, FOLK akan memegang 99,96 persen saham TMI, sedangkan satu saham sisanya atau 0,04 persen akan dimiliki oleh Danny Sutraderwa.

Integrasi Bisnis dan Potensi Sinergi Usaha

Manajemen FOLK menilai bahwa akuisisi TMI dapat memperkuat integrasi bisnis di beberapa lini usaha yang tengah dijalankan. Saat ini, FOLK dikenal sebagai holding multi-sektor yang memiliki bisnis di berbagai bidang, termasuk media, merek ritel, serta pengelolaan Intellectual Property & Community.

Dengan mengakuisisi TMI, perusahaan berharap dapat memanfaatkan sinergi dari entitas anak serta memperluas cakupan bisnis di luar lini usaha yang sudah ada. Eksplorasi ini juga diharapkan bisa menjadi pendorong utama pertumbuhan fundamental yang lebih solid dalam jangka panjang.

Menurut pengumuman resmi yang ditandatangani oleh Direktur Utama FOLK, rencana transaksi ini telah diperintahkan untuk disampaikan sesuai dengan kewajiban keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dampak Transaksi Terhadap Posisi Operasional dan Keuangan

Manajemen FOLK juga meyakinkan bahwa langkah akuisisi ini tidak akan menimbulkan dampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan.

Menurut pernyataan resmi perusahaan, tindakan korporasi tersebut merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat fundamental bisnis dan bukan berdampak negatif terhadap kinerja saat ini. Dengan demikian, FOLK berharap investasi ini bisa menjadi batu loncatan untuk pertumbuhan strategis di masa mendatang.

Hal ini sejalan dengan langkah-langkah korporasi perusahaan sebelumnya, seperti penambahan modal melalui Private Placement yang rampung beberapa waktu lalu, yang diharapkan bisa memperkuat posisi permodalan dan mendukung pelaksanaan aksi ekspansi yang sedang berjalan.

Profil PT Traya Multi Investama dan Lokasi Usaha

Mengenai perusahaan target akuisisi, PT Traya Multi Investama, informasi profilnya sedikit terbatas. Namun diketahui bahwa perusahaan ini berlokasi di The Smith Alam Sutera, sebuah proyek mixed-use yang mencakup perkantoran, SOHO (Small Office/Home Office), dan apartemen. Proyek ini dikembangkan oleh PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE).

Kehadiran bisnis TMI di lokasi strategis seperti Alam Sutera memberikan potensi tersendiri bagi FOLK untuk mengeksplorasi segmen usaha baru atau memperluas basis operasional di area yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan tinggi.

Dukungan Modal dan Arah Strategis Perusahaan

Sebelumnya, FOLK telah berhasil menyelesaikan skema Private Placement atau penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD), yang menghasilkan dana segar yang signifikan bagi perusahaan. Dana ini diperkirakan bisa dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan usaha termasuk aksi akuisisi seperti ini.

Dalam keterbukaan informasi, perusahaan juga menjelaskan bahwa penggunaan dana hasil Private Placement ini berpotensi untuk mendukung pengembangan usaha perseroan dan entitas anak. Komitmen investasi dari para pemegang saham, termasuk pihak terafiliasi, juga diharapkan dapat memberikan kepastian pendanaan dan mendukung percepatan implementasi rencana bisnis yang tengah dijalankan.

Selain itu, karena FOLK adalah perusahaan holding multi-sektor, langkah ekspansi strategis seperti akuisisi TMI dinilai bisa memberikan diversifikasi usaha sekaligus memperkaya portofolio bisnis yang dapat memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham di masa depan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index